
Kelompok yang terdiri dari sekitar 185 orang Rohingya, sebagian besar perempuan dan anak-anak, sangat membutuhkan penyelamatan setelah mengalami kesulitan di dekat Kepulauan Andaman dan Nikobar, kata Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) pada hari Sabtu lalu.
Sejumlah Rohingya melarikan diri dari kamp pengungsi penuh sesak di Bangladesh, tempat mereka berlindung setelah kabur dari tanah air mereka di Myanmar.
Lebih dari 750.000 warga Rohingya terpaksa meninggalkan Myanmar pada 2017 setelah militer melancarkan tindakan kekerasan terhadap minoritas Muslim tersebut. Tak hanya itu, militer juga membakar rumah dan properti mereka.
Amerika Serikat (AS) menuduh militer Myanmar tekah melakukan genosida terhadap masyarakat Rohingya, sementara kasus genosida terhadap Myanmar sedang diproses di pengadilan tinggi PBB.
Badan PBB tersebut mengatakan setidaknya satu penumpang kapal telah meninggal, dan belasan lainnya berada dalam “kondisi kritis.”
“Masih banyak lagi yang bisa meninggal di bawah pengawasan banyak negara pesisir jika tidak ada penyelamatan ke tempat aman terdekat,” UNHCR memperingatkan.
“Ini benar-benar situasi yang menyedihkan,” sambungnya, seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu, 24 Desember 2023.
Ribuan warga Rohingya yang mayoritas beragama Islam, yang mengalami penganiayaan berat di Myanmar, melakukan perjalanan laut berisiko dari negara mereka dan kamp pengungsi di Bangladesh setiap tahun untuk mencapai Malaysia atau Indonesia.
Lebih dari 2.000 warga Rohingya diyakini telah melakukan perjalanan berisiko ke negara-negara Asia Tenggara pada tahun 2022, menurut UNHCR. Sejak tahun lalu, lebih dari 570 orang, termasuk pengungsi Rohingya, dilaporkan tewas atau hilang di laut di wilayah tersebut.
Mengenai para pengungsi Rohingya yang saat ini terkatung-katung, badan tersebut menekankan bahwa “tragedi yang lebih besar dapat dicegah dengan upaya yang tepat waktu untuk menyelamatkan nyawa.”
“Situasi ini sekali lagi menggarisbawahi pentingnya semua negara di kawasan ini mengerahkan seluruh kapasitas pencarian dan penyelamatan mereka untuk menghindari terjadinya bencana manusia pada skala ini,” pungkasnya.
Baca juga: Lagi, Pengungsi Rohingya Terpingpong di Aceh
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
(WIL)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

